Tampilkan postingan dengan label Pengurus IMC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengurus IMC. Tampilkan semua postingan
Senin, 12 Maret 2012
Senin, 27 Februari 2012
hasil pertemuan 18/02/2012
Hasil Pertemuan 18/02/2012 :
1. penyusunan SRK/sasaran rencana kerja (pj sekretaris)
2. pe_masif_an komunikasi dan informasi imc (pj ppo)
3. supervisi internal organisasi - pelatihan organisasi (pjppo)
4. aksi solidaritas kesejahteraan guru honorerdi lebak selatan ( pj ptkp, pj aksi polkastrat)
5. pembenahan internal organisasi (pj ketum n sekum )
6. menghadiri seminar nasional PII dan kementrian BUMN (7 maret 2012 hotel permata cilegon)
peserta rapat :
1. Dewan pembina ( Riki Gana Soejatnae, Agus Aan Hermawan, Bopong Malingping )
2. Pengurus Pusat ( Sohib Abdul Malik, Dwi Viani, Andi Fizki, Andia Eka Pradana, Faiz El'jihad IbnuAbbas al'Khan, Shan Hasan Imc dan hanafi)
![]() |
| Rapat Koordinasi IMC 1 ( Taman Budaya, 18 Feb 2012) |
![]() | |||||||||||||||||
| Rapat Koordinasi IMC 2 ( Taman Budaya, 18 Feb 2012) |
Minggu, 21 Agustus 2011
Shaleh Dituntut Mundur
Selasa, 21 Juni 2011 | 12:31 WIB
CICERI – Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten Shaleh MT, dituntut mundur oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda Banten (PMPB). PMPB merupakan gabungan dari beberapa elemen mahasiswa yang terdiri atas Gerakan Pemuda Anti-Korupsi (Gepak), Generation Making Youth in Safety (Gemayasa), Justitia, PMII Komisariat untirta, Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC), dan Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Cibaliung (HMPC).
GMPB menilai Pemprov gagal dalam menuntaskan persoalan kerusakan jalan di wilayah Banten -terutama infrastruktur di Banten Selatan, dan meminta pertanggungjawaban Shaleh MT sebagai Kepala DBMTR atas penggunaan APBD yang peruntukannya sebagai dana pemeliharaan dan pembangunan jalan di wilayah selatan Banten. Padahal, anggaran pemeliharaan sebesar Rp 31 miliar sudah habis terserap, namun kondisi jalan masih tetap rusak. “Sudah tak terhitung jumlah korban yang celaka karena jalan yang rusak, terhambatnya roda ekonomi, dan terganggunya aktivitas warga,” kata Eman, kordinator lapangan (korlap) dalam orasinya, di depan pintu gerbang kantor DBMTR Provinsi Banten, di Ciceri, Serang, Senin (20/6).
Terpisah, Kepala DBMTR Shaleh MT ketika dihubungi ponselnya, melelaui pesan singkatnya menolak mundur dari jabatannya, jika alasannya hanya karena jalan yang rusak.”Jalan rusak solusinya bukan mundur. Justru tantangan buat saya. Saya harus perbaiki,” tulisnya.
Sekretaris DBMTR Provinsi Banten Retno Prawati membenarkan sejumlah ruas jalan masih dalam kondisi rusak dan akan segera diperbaiki tahun ini. (man/yes/ndu)
***
* Endayani (Ketua Umum IMC)
CICERI – Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten Shaleh MT, dituntut mundur oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda Banten (PMPB). PMPB merupakan gabungan dari beberapa elemen mahasiswa yang terdiri atas Gerakan Pemuda Anti-Korupsi (Gepak), Generation Making Youth in Safety (Gemayasa), Justitia, PMII Komisariat untirta, Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC), dan Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Cibaliung (HMPC).
GMPB menilai Pemprov gagal dalam menuntaskan persoalan kerusakan jalan di wilayah Banten -terutama infrastruktur di Banten Selatan, dan meminta pertanggungjawaban Shaleh MT sebagai Kepala DBMTR atas penggunaan APBD yang peruntukannya sebagai dana pemeliharaan dan pembangunan jalan di wilayah selatan Banten. Padahal, anggaran pemeliharaan sebesar Rp 31 miliar sudah habis terserap, namun kondisi jalan masih tetap rusak. “Sudah tak terhitung jumlah korban yang celaka karena jalan yang rusak, terhambatnya roda ekonomi, dan terganggunya aktivitas warga,” kata Eman, kordinator lapangan (korlap) dalam orasinya, di depan pintu gerbang kantor DBMTR Provinsi Banten, di Ciceri, Serang, Senin (20/6).
Terpisah, Kepala DBMTR Shaleh MT ketika dihubungi ponselnya, melelaui pesan singkatnya menolak mundur dari jabatannya, jika alasannya hanya karena jalan yang rusak.”Jalan rusak solusinya bukan mundur. Justru tantangan buat saya. Saya harus perbaiki,” tulisnya.
Sekretaris DBMTR Provinsi Banten Retno Prawati membenarkan sejumlah ruas jalan masih dalam kondisi rusak dan akan segera diperbaiki tahun ini. (man/yes/ndu)
***
* Endayani (Ketua Umum IMC)
Langganan:
Postingan (Atom)



